JUJUR

Jujur itu tidak marah, tidak jengkel, tidak membandingkan. Awal jujur adalah keikhlasan menerima diri sendiri dengan sabar dan mampu diyakini oleh hati dan pikiran sendiri. Tidak ada penolakan ataupun sanggahan.

Sebuah kejujuran lebih dari sekedar kebenaran. Sebuah kebenaran ada parameter untuk dipenuhi agar swesuatu menjadi kebenara, Kejujuran memerlukan lebih dari itu, termasuk faktor rasa yang tak ada parameternya.

Bila seseorang sudah mampu memasuki kejujuran, maka ia akan menemui kedamaian.Karena sebuah kejujuran akan membawa pada keikhlasan, sekaligus keyakinan bahwa ia akan mampu membuat kehidupan akan mencintainya. Akibatnya orang tersebut akan bersabar melalui proses jatuh cintanya kehidupan kepada dirinya.

Saya sudah berada di batas pintu kejujuran yang terbuka lebar menyambut saya. Namun saya harus jujur karena hati saya masih banyak luka kekecewaan yang mengandung virus amarah dan ditumbuhi oleh rasa iri yang berbunga kecenderungan untuk membanding-bandingkan dan berputik kekhawatiran.

Saya belum lagi berusaha penuh untuk membuat iman saya berwudhu.Detak jantung saya belum meyuarakan damai karena hati saya masih mendesirkan rasa takut. Semoga mata jiwa saya tak lepas dari Yang Maha Memiliki.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s